Marc Marquez Jadi Tumpuan Ducati, Benarkah Riset Motor Tak Lagi Berpihak pada Francesco Bagnaia?
Gigi Dall'Igna, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia--Michelin Motosport
MOTORACE.ID --- Dominasi Marc Marquez sebagai pembalap Ducati di papan atas klasemen MotoGP memunculkan pertanyaan mengenai arah pengembangan motor pabrikan Italia tersebut.
Apakah Ducati hanya memprioritaskan kebutuhan Marquez, sementara Francesco Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya?
Isu ini semakin menarik karena persaingan di barisan depan turut diramaikan para pembalap Aprilia dan Pedro Acosta dari KTM.
Namun, manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, membantah anggapan bahwa pengembangan motor hanya diarahkan untuk satu pembalap.
BACA JUGA:Pedro Acosta Bantah Pindah ke Ducati demi Kalahkan Marc Marquez, Ini Alasannya
BACA JUGA:Mengenal Maximo Quiles, Talenta Muda Spanyol yang Berada di Bawah Naungan Marquez Bersaudara

Luigi Dall'Igna, Davide Tardozzi dan Marc Marquez--Dorna Sports
Tardozzi Bantah Pengembangan Motor Hanya untuk Marquez
Tardozzi menilai anggapan bahwa Marquez mengarahkan pengembangan motor Ducati demi kebutuhan pribadinya tidak sesuai dengan proses yang berlangsung di tim. Ia juga menyoroti kuatnya performa para pembalap Aprilia di papan atas klasemen sebagai bagian dari persaingan yang sedang terjadi.
“Situasinya memang seperti itu karena semua motor Aprilia berada di depan. Meski begitu, saya tidak memercayainya, dan saya sangat menentang mereka yang mengklaim bahwa Marc Marquez telah mengarahkan pengembangan motor tersebut untuk kebutuhan pribadinya sendiri.”
“Itu sama sekali tidak benar. Saya telah melihat apa saja kontribusi yang diberikan dan apa yang telah diputuskan oleh para pembalap lain, jadi sama sekali tidak benar jika dikatakan bahwa motor tersebut dibuat sesuai dengan spesifikasi Marquez,” terang Davide Tardozzi selaku manajer tim Ducati melansir dari Sky Italia.
BACA JUGA:Marc Marquez Dibayangi Rekor Buruk di Mandalika, Mampukah Rebut Puncak MotoGP 2026?
Masukan Setiap Pembalap Tetap Jadi Pertimbangan
Menurut Tardozzi, pengembangan motor melibatkan masukan dari masing-masing pembalap.
Karakter dan kebutuhan setiap rider tidak selalu sama, sehingga setelan yang cocok untuk Marquez belum tentu memberikan hasil serupa bagi Bagnaia maupun pembalap Ducati lainnya.
- Tag
- Share
-