Catatan Data Ducati Ungkap Kualitas Jorge Martin, Marc Marquez Sampai Terpukau
Marc Marquez dan Jorge Martin--Motorsport
MOTORACE.ID --- Marc Marquez mengakui Jorge Martin sebagai salah satu pembalap dengan talenta luar biasa di MotoGP.
Penilaian tersebut muncul setelah Marquez mempelajari data para pembalap Ducati ketika memperkuat Gresini Racing pada 2024.
Kini, keduanya terlibat persaingan ketat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 dengan selisih hanya dua poin menjelang lima seri terakhir, yang dimulai di Sirkuit Phillip Island, Australia.
BACA JUGA:Marc Marquez Jadi Tumpuan Ducati, Benarkah Riset Motor Tak Lagi Berpihak pada Francesco Bagnaia?
BACA JUGA:Pedro Acosta Bantah Pindah ke Ducati demi Kalahkan Marc Marquez, Ini Alasannya
Data Ducati Bikin Marquez Terpukau
Pengalaman melihat data balap Martin membuat Marquez semakin memahami kemampuan rivalnya tersebut, mulai dari teknik mengendarai motor hingga performanya di lintasan.
“Menurut saya, Martin adalah pembalap yang sangat berbakat. Musim lalu menjadi tahun yang sangat sulit baginya karena banyak mengalami cedera,” buka Marquez.
“Namun, ketika saya pindah ke Ducati bersama Gresini pada 2024 dan mendapat kesempatan melihat data seluruh pembalap Ducati, Martin menjadi salah satu yang paling membuat saya terkesan, baik dari cara dia mengendarai motor maupun kemampuannya di lintasan,” beber Marquez.
BACA JUGA:Dari Tertinggal 102 Poin hingga Puncaki Klasemen, Marc Marquez Dapat Pesan Penting dari Bos Ducati
BACA JUGA:Nicolo Bulega Kembali Turun di Misano Pekan Depan, Ducati Kejar Data Penting untuk Proyek 850cc
Gaya Balap Martin Mirip dengan Marquez
Menurut Marquez, salah satu keunggulan Martin terletak pada teknik pengereman yang menjadi bagian penting dari gaya balapnya.
Pembalap Ducati Lenovo itu juga menilai Martin memiliki karakter petarung yang kuat dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi persaingan di lintasan.
“Dia memiliki gaya balap yang sangat mirip dengan saya, sangat berfokus pada pengereman. Memang benar dia mengendarai motor dengan posisi tubuh yang cukup jauh ke belakang, tetapi dia adalah pembalap yang tidak pernah mundur, seorang petarung,” tukas Marquez.
Perebutan Gelar Memasuki Fase Krusial
Marquez memburu gelar juara dunia MotoGP kedelapan, sedangkan Martin berambisi meraih gelar kelas premier bersama Aprilia.
- Tag
- Share
-