Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar Practice Moto3 Qatar 2026, Namun Terancam Penalti Grid
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama--Honda Team Asia
MOTORACE.ID --- Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa kompetitif pada hari pertama putaran Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, Jumat (06/11/2026).
Rider Honda Team Asia itu berhasil mengakhiri sesi Practice di posisi kelima, sekaligus mengamankan tiket langsung menuju kualifikasi kedua (Q2).
Veda mencatatkan waktu terbaik 2 menit 03,561 detik. Ia hanya tertinggal 0,389 detik dari Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) yang memimpin sesi dengan torehan 2 menit 03,172 detik.
Hasil tersebut menjadi peningkatan positif setelah Veda sebelumnya menempati posisi keenam pada sesi latihan bebas pertama (FP1).
BACA JUGA:Jumlah Starter MotoGP Qatar 2026 Belum Pasti, Akankah Hanya 15 Pembalap yang Tampil?
BACA JUGA:Yamaha Resmi Absen dari MotoGP Qatar 2026, MotoGP Kecewa dengan Keputusan tersebut
Veda Bersaing di Barisan Depan
Persaingan di posisi teratas berlangsung cukup ketat. Maximo Quiles menjadi yang tercepat, diikuti David Almansa dan David Munoz yang masing-masing menempati posisi kedua serta ketiga.
Berikut lima besar hasil Practice Moto3 Qatar 2026:
- Maximo Quiles – CFMOTO Gaviota Aspar Team – 2:03.172
- David Almansa – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – +0,200 detik
- David Munoz – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – +0,271 detik
- Hakim Danish – AEON Credit-MT Helmets-MSI – +0,328 detik
- Veda Ega Pratama – Honda Team Asia – +0,389 detik
Catatan waktu tersebut memperlihatkan Veda mampu bersaing dengan sejumlah pembalap kuat di kelas Moto3.
Ia juga menjadi pembalap Honda terbaik dalam sesi Practice, mengungguli Rico Salmela dan Joel Kelso yang masing-masing berada di posisi keenam dan ketujuh.
BACA JUGA:Hasil Moto2 Malaysia 2026 - David Alonso Amankan Podium, Mario Aji Gagal Finis Usai Terjatuh
Penalti Enam Posisi Jadi Tantangan Veda
Meski meraih hasil positif, langkah Veda pada balapan utama tidak sepenuhnya mudah. Ia dijatuhi hukuman mundur enam posisi di grid start setelah dinilai melakukan pelanggaran bendera kuning pada sesi FP1. Penalti tersebut menjadi konsekuensi atas pelanggaran kedua yang tercatat pada sesi latihan bebas.
Dengan hasil Practice ini, Veda tetap berhak mengikuti Q2 untuk memperebutkan posisi start terbaik. Namun, hukuman enam posisi akan memengaruhi posisi akhirnya di grid balapan, sehingga pembalap berusia 17 tahun tersebut perlu memaksimalkan sesi kualifikasi.
- Tag
- Share
-