Mengapa Ducati Pilih Mesin GP24 Dibanding GP25, Benarkah Gagal Total?

Senin 10-02-2025,17:35 WIB
Reporter : Denmas
Editor : Denmas

Ya, tim dan pembalap hanya punya empat hari libur.

Sebelumnya, pembalap dan pabrikan akan kembali untuk mengevaluasi motor barunya.

Para konstruktor biasanya akan menyiapkan motor baru, material baru untuk tes berikutnya.

Tampaknya dengan peraturan baru ini Ducati tidak akan gegabah.

Pasalnya setelah tes kedua di Thailand, pabrikan di luar konsesi harus melakukan homologasi di Qatar.

Dan situasi semakin rumit mengingat pembekuan mesin akan diperpanjang hingga akhir musim 2026.

Prioritas Ducati pada GP24

Pada akhirnya Ducati harus membuat keputusan konservatif, di mana prioritas mereka adalah mesin GP24.

Davide Tardozzi mengatakan akan mengembangkan mesin GP24 untuk motor 2025 di Buriram.

"Kami akan mengembangkan motor 2024 dan kami tidak akan menggunakan motor 2025 secara penuh," kata manajer tim Ducati.

Menurutnya dengan situasi genting saat ini tim harus membuat keputusan.

Ducati dipastikan tidak ada ruang untuk evolusi mesin GP25.

"Mesin salah satu hal yang masih harus kami putuskan.

"Kami ingin bersikap konservatif karena kali ini, pembekuan mesin selama dua tahun.

"Kami masih harus memperbaiki beberapa hal, evolusi kecil, tetapi indikasi yang kami miliki membawa kami ke mesin 2024," paparnya.

Ia mengakui sulit mengembangkan prototipe GP25 yang nyaris sempurna, seperti GP24.

"Itu masalahnya jika Anda membuat motor yang menawarkan performa terbaik di grid," tukasnya.

Kategori :

Terpopuler