Tak dipungkiri memang, kehadiran Marc Marquez disebut jadi ancaman bagi posisi Francesco Bagnaia.
Patut diakui juga saat ini Ducati di MotoGP 2025 punya golden squad, Bagnaia dan Marquez.
BACA JUGA:Kondisi Jorge Martin Masih Diragukan Tampil Perdana di MotoGP Thailand 2025
Pecco Bagnaia, begitu dia disapa, punya dua gelar MotoGP.
Sedang rekan setimnya itu punya delapan gelar juara dunia di umur 32 tahun.
Selama tes pramusim MotoGP 2025, Marquez menunjukkan performa impresif.
Di Buriram, Thailand lalu ia menjadi rider tercepat di pengujian hari kedua dengan mesin Ducati GP24.
Sedang Bagnaia, baik selama di Sepang dan Buriram, ia cukup kesulitan dengan motornya.
Impresifnya Marquez di tes pramusim, setidak banyaknya dapat mempengaruhi psikologis Bagnaia.
Oleh sebab itu, Rossi akan hadir di tengah-tengah paddock MotoGP untuk membantu VR46 dan Bagnaia.
Ducati Harus Berlaku Adil
Giacomo Agostini pernah mengatakan jika kehadiran Marquez merupakan ancaman besar bagi Bagnaia.
Meski saling berbagi paddock, Ducati berpotensi condong berat sebelah mengingat pamor rider Spanyol itu.
"Makanya, Ducati harus berlaku adil memberikan mereka material yang sama.
"Selebihnya Bagnai dan Marquez yang akan menentukan arahnya sendiri," papar Agostini, pemilik sepuluh gelar juara dunia itu.
Kondisi Marquez saat ini jauh lebih baik, Agostini menilai The Baby Alien lebih haus kemenangan ketimbang Bagnaia.