Keanehan semakin kuat saat motor tim Thailand diukur berulang kali hingga hasilnya dinyatakan sesuai, sementara motor Techno hanya diukur sekali sebelum diputuskan bermasalah.
BACA JUGA:Menuju FeVoSH 2026, Astra Motor Yogyakarta Siapkan Wakil Terbaik SMK Mitra Binaan Astra Honda
Pembalap Drag Bike Bacang Balap X Dewa United Racing Team, Fachry Komeng-- NGO Racing Thailand
Dari proses tersebut, aroma ketidakadilan semakin terasa dan kemenangan terakhir Techno Tuner akhirnya dibatalkan oleh pihak NGO Thailand.
Meski pahit, Techno Tuner Indonesia tetap menunjukkan mental juara. Di balik drama ini, satu hal jelas, performa mereka sudah membuat tuan rumah Thailand berada di bawah tekanan.
Semangat terus dijaga, karena kiblat balap lurus diyakini akan semakin mengarah ke Indonesia.