Kontroversi Teknis di Drag Bike NGO Thailand, Bacang Balap X Dewa United Techno Tuner Indonesia Dirugikan

Kamis 15-01-2026,07:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : T. Sucipto

MOTORACE.ID --- Performa pasukan drag bike Indonesia di ajang NGO Thailand terbilang sangat impresif. 

Sejak awal lomba, wakil Merah Putih tampil konsisten, kencang, dan nyaris menyapu bersih kemenangan di setiap sesi yang diikuti. 

Dominasi tersebut sempat membuka peluang pesta kemenangan, sebelum akhirnya tercoreng oleh drama panas di laga pamungkas yang mengundang banyak tanda tanya.

Drama terjadi di kelas Ninja 59 saat Bacang Balap X Dewa United Techno Tuner berhadapan langsung dengan tim tuan rumah, Tan Lad Lum Kew. 

BACA JUGA:Sambut HUT ke-76 Kampar, Anova Motorsport Gelar Drag Race dan Drag Bike W2 Tapak Lapan 2026 di Bangkinang

BACA JUGA:Dunia Balap Motor Sumatera Berduka, Ayahanda Pebalap Nasional Maruli Laden Berpulang

 
        Lihat postingan ini di Instagram  
 
                  Sebuah kiriman dibagikan oleh TeknoTunerHs (@tekno_tuner_hs)

Setelah motor Techno finis terdepan, unit langsung masuk meja scrutineering untuk pembongkaran dan pengukuran komponen vital. 

Pada tahap ini, pihak NGO Thailand mengklaim kruk as milik Techno kelebihan stroke dan dianggap tidak sesuai regulasi, sehingga situasi mulai terasa “anyep”.

Keputusan tersebut memicu kejanggalan karena kruk as yang digunakan justru dibeli langsung oleh Techno Tuner dari bengkel ternama Thailand, LMN, yang dikenal sangat ketat terhadap spek dan regulasi. 

Ketika fakta asal-usul komponen disampaikan, pihak NGO Thailand memilih diam tanpa memberikan bantahan lanjutan. 

BACA JUGA:Cegah Balap Liar, Kapolres Jombang Cup 2026 Hadirkan Wadah Resmi Drag Race Pemula

BACA JUGA:Cleosa Series Grasstrack & Motocross Championship 2026 Siap Digelar Lima Putaran, Lokasi Masih Dirahasiakan

          Lihat postingan ini di Instagram  
 
                  Sebuah kiriman dibagikan oleh BACANG BALAP (@bacangbalap17)

Techno Tuner kemudian meminta scrut ulang secara bersamaan dengan motor tim Thailand demi fair play, namun permintaan itu ditolak dengan alasan yang dinilai tidak logis. 

Padahal, terdapat bukti video scrut motor Bacang Balap X Dewa United serta toleransi stroke 0,05 yang seharusnya masih diperbolehkan sesuai regulasi teknis. 

Pihak Indonesia hanya menginginkan pengukuran ulang secara bersamaan, tetapi permintaan tersebut tetap ditolak.

Tags : #techno tuner #tan lad lum kew #ninja 59 #ngo thailand #drag bike #balap lurus #bacang balap
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini