Veda Ega Bikin Kagum di Moto3 Prancis 2026, Hiroshi Aoyama Sebut Balapan Basah Jadi Bekal Mahal

Rabu 13-05-2026,05:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : Denmas

Strategi itu terbukti ampuh karena beberapa rider di depannya mulai crash akibat memaksakan tempo.

BACA JUGA:Veda Ega Pratama Alami Highside di Kualifikasi Moto3 Spanyol 2026, Tetap Bangkit Tanpa Bantuan Medis

Hiroshi Aoyama Puji Cara Balap Veda

Penampilan Veda di Le Mans ternyata membuat Hiroshi Aoyama cukup terkesan. Mantan juara dunia GP250 tahun 2009 tersebut menilai Veda mampu membaca situasi balapan dengan cerdas.

Menurutnya, banyak pembalap muda gagal mengontrol emosi ketika trek mulai licin. Tapi Veda dan Mario Aji justru bisa menjaga motor tetap stabil sampai garis finis.

“Itu adalah balapan yang sangat sulit karena banyak pembalap terjatuh dalam kondisi licin ini, tetapi kedua pembalap kami mengelola situasi dengan sangat cerdas dan menyelesaikan balapan,” jelas Aoyama.

Pujian tersebut cukup penting karena datang langsung dari sosok yang punya pengalaman panjang di paddock Grand Prix. Aoyama dikenal cukup detail dalam menilai perkembangan rider muda Asia.

Artinya, performa Veda kali ini bukan cuma sekadar hasil keberuntungan akibat banyak rider jatuh. Ada peningkatan nyata dari sisi race management dan adaptasi kondisi lintasan.

BACA JUGA:Jejak Manis di Jerez Jadi Modal Veda Ega Pratama Hadapi Moto3 Spanyol 2026

Nyaris Podium, Veda Tunjukkan Mental Petarung

Setelah berhasil kembali ke grup depan, Veda mulai menunjukkan kecepatannya. Ia sukses menyalip Guido Pini untuk merebut posisi keempat.

Tidak berhenti di situ, Veda juga mulai mendekati Matteo Bertelle yang berada di posisi ketiga.

Momentum comeback itu membuat banyak fans Indonesia mulai berharap podium perdana Moto3 bisa tercipta di Le Mans. Sayangnya, kondisi ban belakang mulai mengalami penurunan performa pada lap-lap akhir.

Grip motor yang menurun membuat Veda kesulitan mempertahankan kecepatan ketika keluar tikungan. Meski begitu, ia tetap mampu mempertahankan posisi keempat hingga finis.

“Ia mengalami momen sulit di awal dan kehilangan beberapa posisi selama lap pertama, tetapi setelah itu ritmenya sangat kuat dan memperbaiki secara bertahap,” kata Aoyama.

“Ia berjuang untuk masuk ke posisi podium menjelang akhir balapan. Akhirnya dia finis keempat, yang masih merupakan hasil yang sangat positif dan pengalaman penting baginya,” lanjutnya.

BACA JUGA:Veda Ega Pratama Ceritakan Momen Highside yang Hentikan Balapannya di Moto3 Amerika 2026

Finis Keempat Tapi Dapat Pelajaran Besar

Walau gagal podium, hasil Moto3 Prancis 2026 bisa menjadi salah satu turning point penting dalam karier Veda Ega Pratama.

Kategori :