Manuver di Tikungan Terakhir MotoGP Catalunya 2026, Ai Ogura Sebut Aksinya ke Pedro Acosta 'Bodoh'

Selasa 19-05-2026,09:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : Denmas

MOTORACE.ID --- Insiden dramatis terjadi pada balapan MotoGP Catalunya pada Minggu, (17/5/2026), saat pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura, terlibat kontak dengan Pedro Acosta di tikungan terakhir lap terakhir. 

Manuver tersebut membuat Acosta terjatuh dan gagal finis setelah sebelumnya memimpin jalannya balapan. 

Ogura kemudian mengakui kesalahannya dan menyebut aksi tersebut sebagai keputusan yang tidak seharusnya dilakukan.

BACA JUGA:Pecco Bagnaia Trauma Lihat Kaki Johann Zarco Masuk ke Roda Belakang Motornya: Parah!

BACA JUGA:Hasil Balap MotoGP Catalunya 2026 - Fabio Di Giannantonio Rebut Kemenangan, Penalti Ubah Hasil Akhir


Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta--Michelin Motosport

Jalannya Balapan Penuh Insiden

Balapan yang berlangsung di Catalunya sempat diulang hingga tiga kali start akibat beberapa kecelakaan. 

Pedro Acosta yang memulai dari pole position sempat memimpin hingga sembilan lap, sebelum akhirnya disalip Fabio di Giannantonio. 

Memasuki lap terakhir, posisi Acosta semakin tertekan setelah kehilangan grip ban belakang dan disalip Joan Mir serta Fermin Aldeguer.

BACA JUGA:Hasil Balap Moto2 Catalunya 2026 - Manuel Gonzalez Menang Dramatis, Tumbangkan Celestino Vietti

BACA JUGA:Hasil Balap Moto3 Catalunya 2026 - Maximo Quiles Menang Dramatis, Veda Ega Pratama Tembus 8 Besar

Kontak di Tikungan Terakhir Jadi Sorotan

Situasi itu dimanfaatkan Ai Ogura yang mencoba melakukan overtake di tikungan terakhir. Namun manuver tersebut justru berujung senggolan yang membuat Acosta terjatuh. 

FIM Stewards kemudian menjatuhkan penalti long lap kepada Ogura yang dikonversi menjadi tambahan tiga detik, membuat posisinya turun dari finis keempat menjadi peringkat kesembilan.

Ogura Minta Maaf, Acosta Terima dengan Legawa

Usai balapan, Ai Ogura langsung menemui Pedro Acosta untuk menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. 

"Soal tikungan terakhir, itu manuver yang bodoh. Saya tak seharusnya melakukan manuver itu. Saya bikin seorang rider keluar, dan meletakkan diri saya di posisi kesembilan. Itu sama sekali tidak baik," ujarnya via MotoGP.com. 

Kategori :