Ride Height Device MotoGP, Teknologi Revolusioner yang Umurnya Tinggal Menghitung Musim

Ride Height Device MotoGP, Teknologi Revolusioner yang Umurnya Tinggal Menghitung Musim

Pembalap Yamaha Monster Energy MotoGP, Fabio Quartararo--Michelin Motorsport

MOTORACE.ID -- Sejak diperkenalkan Ducati pada 2018, Ride Height Device (RHD) langsung menjadi salah satu inovasi paling panas dan kontroversial di paddock MotoGP

Teknologi ini hadir dari kebutuhan mengejar kecepatan absolut, namun dalam perjalanannya justru memicu perdebatan panjang antar pabrikan, pembalap, dan pengelola balap. 

Walaupun sudah diputuskan akan dilarang sepenuhnya mulai musim 2027, RHD tetap dikenang sebagai perangkat yang secara fundamental mengubah cara motor MotoGP berakselerasi dan berinteraksi dengan lintasan, terutama dalam fase keluar tikungan.

Menaklukkan Wheelie dan Pusat Gravitasi

Secara prinsip, Ride Height Device adalah sistem mekanis atau hidrolik yang berfungsi menurunkan ketinggian motor secara sementara, terutama di bagian belakang. 

BACA JUGA:Diambil Alih Gunther Steiner, Tech3 Diproyeksikan Jadi Tim Multikultural di MotoGP

BACA JUGA:Banyak Adu Argumen Teknis dan Keselamatan, FIM Tunda Larangan Winglet Jok MotoGP Sampai 2027


Pembalap Ducati Lenovo MotoGP, Francesco Bagnaia--Michelin Motorsport

Tujuannya jelas, menurunkan pusat gravitasi agar stabilitas dan traksi meningkat, sekaligus menekan potensi wheelie saat akselerasi keras. 

Dengan posisi motor yang lebih rendah, gaya tekan ke roda belakang bertambah dan roda depan tetap menapak aspal, membuat kamu sebagai pembalap bisa membuka gas lebih agresif. 

Berbeda dengan holeshot device yang hanya bekerja di garis start, RHD belakang dapat diaktifkan berulang kali saat balapan, misalnya ketika keluar dari tikungan terakhir menuju lintasan lurus.

Inovasi Cerdas Ducati dan Batasan Regulasi

Ducati menjadi pelopor pengembangan RHD modern dan terus mendorong batas inovasi, termasuk sempat menguji RHD depan yang dapat diulang pada 2022. 

BACA JUGA:Museum Balap FIM Resmi Dibuka, Motor Desmosedici GP25 Marc Marquez Jadi Sorotan

Tag
Share
Berita Lainnya