Marc Marquez Beri Jawaban Begini Soal Tudingan 'Brother Order'
Marc Marquez dan Alex Marquez menjadi dua rivalitas antar saudara di lintasan.-Instagram/Marc Marquez-
Francesco Bagnaia yang digadang-gadang menjadi rival terberat, di musim itu kehilangan arahnya.
Satu-satunya rival terdekat si "Semut Merah" adalah adiknya sendiri, Alex Marquez.
Saat itu tidak ada jaminan Marquez mendominasi karena potensi GP25 dianggap tidak semudah GP24 yang digeber Alex Marquez.
BACA JUGA:Cegah Balap Liar, Kapolres Jombang Cup 2026 Hadirkan Wadah Resmi Drag Race Pemula
Buktinya Pecco Bagnaia kesulitan dengan motor itu. Hanya saja kekurangan GP25 tertutup oleh bakat Marquez.
Marquez membuktikan dirinya seorang juara, meski diberi motor yang tak menjamin kemenangan. Awalnya begitu!
Tapi begitu seri perdana di Portugal, Marquez menjawab keraguan itu.
Hanya saja belum cukup di situ, Marquez pun juga harus menjawab tudingan soal "Brother Order".
Musim 2025 menandakan kembalinya kejayaan Marquez seperti musim 2019.
Di mana, ia meraih 11 kemenangan utama dan 14 kemenangan balapan sprint.
Sedangkan adiknya, Alex Marquez hanya meraih tiga kemenangan utama.
Dalam sebuah wawancara dengan La Sexta Spanyol, juara petahanan ini menceritakan percakapanannya dengan Alex Marquez setelah dua putaran pertama musim 2025.
"Balapan pertama benar-benar sulit bagi saya," buka Marquez yang merujuk pada GP Thailand ketika dia harus tertinggal di belakang Alex demi menghindari penalti tekanan ban.
Di momen itu Marquez menjelaskan bahwa dia harus memikirkan dua hal, menunggu karena regulasi dan kapan harus "menyerang" kembali.
- Tag
- Share
-