Performa Yamaha M1 Memprihatinkan, Alex Rins Akui 'Tidak Ada yang Bisa Dilakukan Lagi' Meski Detak Jantung 191 bpm
Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Alex Rins--Gold and Goose Photography
MOTORACE.ID --- Pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins, mengungkapkan kekecewaannya terkait belum kompetitifnya mesin V4 hasil riset dan pengembangan teknisi Yamaha.
Hal itu terjadi pada pengujian hari pertama di Buriram, Thailand. Ia menilai performa motor masih jauh dari harapan meski sudah berusaha maksimal sepanjang sesi.
Bahkan, ia mengatakan sudah bermain dengan detak jantung yang tinggi hingga 191 per-menit. Namun karena motornya belum optimal, ia hanya mampu menempati posisi ke-19 dan tertinggal 1,2 detik dari Alex Marquez dari BK8 Gresini Racing yang merebut posisi tercepat.
Hasil tersebut menjadi gambaran masih adanya pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan Yamaha.
BACA JUGA:Podium Race 1 WorldSBK Australia 2026 Diisi Pembalap Ducati, Dominasi Merah di Phillip Island
“Saya berteriak, itu saja. Saat dalam mengejar catatan waktu, detak jantung saya mencapai 191 per-menit, itu hanya posisi ke-19. Sampai saat ini tidak ada yang bisa dilakukan lagi. Seperti yang saya katakan, pembalap sudah siap tetapi mesin belum. Kita hanya perlu memahami dan menunggu, “ujar Alex Rins kepada GPone.
Pernyataan itu menegaskan bahwa dari sisi pembalap, persiapan sudah maksimal, namun performa teknis motor belum mendukung.
“Masalah dalam hal mesin dan tenaga serta traksi. Tidak hanya Ducati, tetapi juga Aprilia dan Honda berada di posisi yang lebih baik daripada kami sehingga mereka dalam lebih banyak memperlebar jarak saat akselarasi dan lintasan lurus, “tambah Alex Rins yang saat ini berusia 30 tahun dan belum jelas masa depan timnya untuk musim depan.
Evaluasi menyeluruh menjadi kunci agar Yamaha mampu kembali bersaing di barisan depan.
- Tag
- Share
-