MotoGP Sepakati Aturan Baru, Pembalap Indonesia Masuk Program Pengembangan
MotoGP Group dan Aprilia, Ducati, Honda, KTM, Yamaha Tandatangani Perjanjian 2027-2031--MotoGP
MOTORACE.ID --- Kesepakatan besar akhirnya tercapai di balik layar paddock MotoGP setelah negosiasi panjang antara MotoGP Sports Entertainment Group (MSEG) dan lima pabrikan utama.
Hasilnya, kedua pihak resmi menandatangani komitmen kerja sama baru untuk periode 2027 hingga 2031. Pengumuman ini disampaikan di sela MotoGP Ceko pada Jumat, (19/06/2026) di Sirkuit Brno, Republik Ceko, menandai babak baru dalam arah pengelolaan kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi tersebut.
Proses negosiasi disebut berlangsung cukup ketat karena untuk pertama kalinya seluruh pabrikan duduk sebagai satu suara, bukan secara terpisah seperti periode sebelumnya.
Beberapa isu besar ikut dibahas, mulai dari pendanaan, struktur kompetisi, hingga masa depan format balapan yang terus berkembang.
BACA JUGA:Honda HRC Castrol Resmi Rombak Struktur Tim MotoGP 2027, Mikihiko Kawase Naik Jadi Manajer Tim
Negosiasi Panjang, Pabrikan Kini Satu Suara
CEO Aprilia, Massimo Rivola, selaku ketua MSMA menyebut momen ini sebagai sejarah baru dalam dunia MotoGP.
"Sebagai ketua MSMA (asosiasi pabrikan di MotoGP), saya senang dan bangga atas kesepakatan antara asosiasi kami dan MotoGP SEG," ucap CEO Aprilia, Massimo Rivola, dalam rilis resmi.
"Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah olahraga ini bahwa semua pabrikan telah mencapai kesepakatan bulat mengenai perjanjian dengan MotoGP," tambahnya.
Di balik kesepakatan tersebut, diskusi berlangsung sekitar satu tahun dengan berbagai perdebatan krusial. Salah satu isu utama adalah pembagian pendapatan antara penyelenggara dan pabrikan, di mana kedua pihak sama-sama menginginkan porsi yang lebih seimbang seiring meningkatnya nilai komersial MotoGP global.
BACA JUGA:Yamaha Racing Indonesia Jaga Tren Positif di ARRC 2026, Candra Hermawan Cetak Tiga Podium Beruntun
Isu Balapan, Kalender, hingga Arah Kompetisi
Dalam pembahasan teknis, sejumlah usulan sempat mengemuka dari kedua pihak. MotoGP SEG mendorong peningkatan keterlibatan pabrikan dalam aktivitas promosi, termasuk ide pembalap cadangan permanen, pembatasan jumlah motor per pembalap menjadi satu unit, hingga skema gaji minimum untuk pembalap.
Sementara itu, pabrikan menekankan pentingnya keterlibatan dalam penyusunan kalender kejuaraan yang tetap direncanakan berisi 22 seri per musim dengan format sprint race yang dipertahankan. Ada juga dorongan agar balapan lebih dekat dengan pusat kota besar dan akses penonton dibuat lebih mudah, tidak hanya bergantung pada sirkuit konvensional.
Sorotan Keterwakilan Negara dan Program Pembinaan
- Tag
- Share
-